Hujan? Kau takut?
kemarilah, anggap aku payung. Tenang aku pasti melindungimu.
-02MenitBerlalu
Kenapa? percikan airnya masih membuatmu basah?
Ehm, lihat ini! aku menjelma rumah untukmu, genting-genting
kasih sayang ini akan membuatmu merasa aman. Sekarang tidurlah, pakai selimut
ini..
-24MenitBerlalu
Ada apa? kenapa berteriak? kau juga takut suara petir itu?
Guncangan-guncangan jendela kaca rindu mengganggu
tenangmu?
-16MenitBerlalu
Hey, kenapa kau pucat pasi? tenang ada aku.kau begitu
mengkhawatirkan :'(
☼
Baiklah, kau tetap di sini, aku pergi sebentar. terbang melewati awan hitam
yang membuat matamu begitu kelu, akan kembali ku pinta burung-burung menemanimu
bernyanyi dan menari, berharap tawamu menggelegar didengar seluruh isi bumi
ini.
☼Lihat,
aku terbang terlalu tinggi kini. tak heran ketika setiap orang tiba-tiba
memanggilku Mentari. juga tahukah kau? sudah ku geser pekat ini menjadi pelangi,
memancing sesungging senyummu dan kalahkan sinarku.Tapi maaf, malam-malam jenuh
itu tak kan biarkan aku terangimu, mereka akan melemparku jauh menjadi tak
terintip melebihi seperti yang kau gambar di tengah gunung hijau saat kau
kecil.
Dan inilah sebuah kenyataan tentang kita yang terlampau
jauh, aku hanya akan di sini, di ketinggian ini. menjaga awan agar tetap putih,
menahan langit agar selalu sebiru matamu seperti kemarin sebelum hujan datang.
-64menitBerlalu, hening..kau tertidur pulas, aku bahagia :)
02+24+16+64= 106MenitBerlalu, hujan tak kan mengguyurmu
lagi. aku hangatkanmu dari sini..
*kamu yang takut hujan

0 komentar:
Post a Comment